Senin, 05 Juni 2017

Sejarah Ironi di Balik Penemuan Kopi Luwak Khas Indonesia yang Mendunia

Memang asyik malam malam begini menulis artikel ditemani secangkir kopi hitam yang nikmat, satu sruputan saja bisa menghasilkan banyak ide .. hehe.. padahal ini masih kopi sachetan biasa, yang di jual umum di warung warung, apalagi menyeruput KOPI LUWAK, wah bisa bisa makin yahud ni nulis artikel.


Image Source : pixabay.com

ngomong ngomong soal kopi, INDONESIA memiliki KOPI andalan yakni KOPI LUWAK

Teman teman pasti sudah mengenal kopi luwak, kopi luwak yang berasal dari hasil pencernaan hewan sejenis musang ini telah populer hingga kepenjuru dunia, hampir semua penikmat kopi menyukainya kopi luwak, namun sebagian besar orang mengurungkan niatnya untuk menikmati kopi ini, dikarenakan harga beli kopi luwak sangatlah mahal dibandingkan dengan kopi kopi sachetan warung.

Kopi khas indonesia ini terkenal karena keunikannya, dan terdengar tidak lazim di telinga, mungkinkah kotoran hewan bisa menjadi seduhan minuman yang nikmat ?? tetapi apa yang tidak mungkin apabila di indonesia.

Namun dibalik kepopuleran kopi luwak yang sekarang sudah mendunia, terdapat sejarah yang kelam pada saat pertama kali penemuan kopi luwak, semua itu erat kaitannya pada zaman penjajahan belanda pada awal abad ke-18, belanda membuka perkebunan kopi di indonesia terutama di pulau jawa dan sumatera, 


Image Source : Qraved.com


pada zaman tersebut belanda menerapkan kerja tanam paksa kepada penduduk pribumi seiring berjalannya waktu kopi semakin populer di kalangan petinggi kolonial belanda di sebabkan karena kenikmatannya, 

Mendengar hal tersebut pekerja pribumi mempunyai niatan untuk memetik kopi sebagai konsumsi pribadi akan tetapi belanda melarangnya, sekalipun dilarang penduduk pribumi tetap ingin merasakan nikmatnya kopi yang mulai populer di kalangan petinggi kolonial belanda pada masa itu, 

Kemudian penduduk pribumi menyadari bahwa ada hewan sejenis musang yang sangat gemar memakan buah kopi, namun hanya kulit luar dan daging buahnya saja yang tercerna oleh pencernaan hewan tersebut sedangkan biji buah kopi masih utuh dikeluarkan bersama kotorannya.

Karena keingin tahuan penduduk pribumi akan rasa kopi mereka rela memunguti kotoran sisa pencernaan musang tersebut, mereka memunguti, mengumpulkan kemudian mencuci bersih setelah itu biji kopi dikeringkan, disangrai dan ditumbuk, kemudian diseduh dengan air panas, siapa sangka melalui cara itu tercipta kopi yang lebih nikmat dan mempunyai aroma khas tersendiri, dari hasil penelitian kopi luwak lebih nikmat daripada kopi lainnya, 

ada 2 (dua) hal yang memungkinkan hal tersebut bisa terjadi, kemungkinan pertama yaitu karena luwak sangat pintar memilah kopi yang benar benar sudah matang dan berkualitas bagus, dan kemungkinan yang kedua Kopi Luwak bisa sangat nikmat karena melalui proses yang baik di dalam pencernaan hewan Luwak tersebut.

Nah akhirnya sudah tau kan guys, bahwa KOPI LUWAK yang terkenal itu memiliki sejarah yang cukup ironis.

Terima Kasih sudah mampir di Blog kami, untuk segala kritik dan saran silahkan isi di kolom komentar.

Semoga Bermanfaat


EmoticonEmoticon